Friday, 7 March 2014

Akibat Salah Nonton

Indra Keenam.

Seorang anak kecil saya tanya.

Dik, indra pada manusia ada berapa ?

Ada 5 kak.

Coba sebutkan.

Indra pendengaran, penglihatan, perasa, penciuman dan... ? Dan apa ya ? Lupa kak.

Katanya tadi ada 5, Indra rambut dik. Satu lagi. Ahh bukan, ini gara-gara tadi di pertigaan, liat corat-coret, rambut lurus maju terus kalo keriting berhenti.. Huh, oh iya Indra Peraba satu lagi.

Iya kak betul.

Sekarang sebutkan, dengan apa melihat ?

Mata lah kak.

Mendengar?

Telinga

Peraba ?

Kulit kak.

Hmm kalo Penciuman ?

Dengan Mulut kak.

Hah! Anak sekarang kebanyakan nonton sinetron. Banyak adegan yg kurang manfaat. Penciuman bukan dengan Mulut, tetapi Hidung.

Ohh iya ya kak.

Sana gih, udh ngaji aja. Banyakin deket sm Ustad dan Guru-guru ya.

Siap, graak!

Thursday, 6 March 2014

Bersyukur

Tulisan sederhana

Tulisan ini bisa membuat pusing, karena ditulis oleh penulis jadi-jadian. Mohon maaf.

Bersyukurlah jika kita bisa membaca tulisan ini, karena kenapa ? Apakah tulisan ini bagus ? Enggak juga, apakah tulisan ini bermanfaat ? Belum tentu juga, lalu kenapa kita harus bersyukur membaca tulisan sederhana dan aneh ini ? Ya, jawabannya. Kita bersyukur bisa membacan tulisan ini, itu menandakan bahwa kita masih hidup, hidup sebagai manusia. Siapa yang hari ini belum sadar bahwa dirinya hidup? Dari 1 detik masuk ke 1 menit, dari 1 menit masuk ke 1 jam, dan dari 1 jam kali 24 jam. Aduhai berapa kali kita menyebut kata syukur ? Bukan Haji Syukur. Tetapi Bersyukur. Soalnya saya bingung, apakah kita disebut bersyukur bila kita hanya mengucapkan bersyukur ? Entahlah apa itu bersyukur, yang jelas saya bersyukur sahabat mau menyempatkan waktunya untuk membaca tulisan sederhana ini.

Wednesday, 5 March 2014

Kisah Facebook

Jika Cinta Facebook

Bagaimana aku bisa jauh darimu, sementara hatiku telah terpaut padamu. Aku melupakan semuanya. Aku melupakan kewajibanku, sholat kutinggalkan, belajar ku abaikan. Rasanya tidak ada dalam dunia ini yang cintanya lebih besar kepadamu, selain aku.

Setiap kejadian, setiap permasalahan. Engkaulah yang pertama kali aku beri tahu.
Bila aku marah, aku bilang "Dunia ini tidak adil!"
Bila aku senang, aku bilang "makasih ya"
Bila aku sedih, aku bilang "mereka menyakitiku"
Bila aku jatuh hati, aku bilang "aku mencintaimu selamanya"
Bila aku rindu, aku bilang "kemanakah kamu?"
Dan masih banyak hal lagi.

Aku hendak meninggalkanmu rasanya ku tak sanggup.
Kau dan aku diciptakan bersama namun terpisah ruang, kau yang maya dan aku yang nyata.

Facebook.